Efektivitas Kombinasi Ekstrak Daun Nangka Bubur dan Lengkuas Merah terhadap Mortalitas serta Aktivitas Makan Oxya chinensis pada Tanaman Buncis
DOI:
https://doi.org/10.32939/symbiotic.v7i1.256Kata Kunci:
ekstrak, mortalitas, belalangAbstrak
Belalang Oxya chinensis merupakan salah satu serangga hama bagi tanaman buncis. Salah satu alternatif untuk pengendalian hama serangga yang ramah lingkungan yaitu dengan menggunakan pestisida nabati. Tumbuhan yang dapat berpotensi sebagai pestisida nabati yaitu daun nangka dan lengkuas merah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak daun nangka dan lengkuas merah terhadap mortalitas dan aktivitas makan serangga hama belalang Oxya chinensis. Jenis penelitian ini kuantitatif eksperimen dengan 5 perlakuan konsentrasi dan 4 kali pengulangan. Parameter yang diamati yaitu jumlah kematian belalang dan jumlah luas daun yang dikonsumsi belalang dan durasi hanya 24 jam. Analisis data menggunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap mortalitas belalang (p = 0,014), khususnya pada konsentrasi 40%. Uji lanjut Mann-Whitney menunjukkan bahwa semua perlakuan berbeda signifikan dibanding kontrol, namun tidak berbeda antar perlakuan. Sebaliknya, aktivitas makan tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,092). Disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak daun nangka dan lengkuas merah efektif meningkatkan mortalitas belalang Oxya chinensis dalam 24 jam pada konsentrasi 40%, namun tidak berpengaruh nyata terhadap aktivitas makanannya.
Unduhan
Referensi
Aliwu, I., Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2020). Skrining Fitokimia dan Uji Efek Sedatif Pelarut dari Daun Takokak (Solanum Turvum Swartz) Pada Tikus Putih Galur Wistar. Chemistry Progress, 13(1), 6–10. https://doi.org/10.35799/cp.13.1.2020.28795
Andrian, R., Agustiansyah, A., Junaidi, A., & Lestari, D. I. (2022). Aplikasi Pengukuran Luas Daun Tanaman Menggunakan Pengolahan Citra Digital Berbasis Android. Jurnal Agrotropika, 21(2), 115. https://doi.org/10.23960/ja.v21i2.6096
Anjarsari, I. R. D. (2023). Prospek Pengembangan Budidaya Buncis Dusun Cikeuyeup Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Dharmakarya, 12(3), 374. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i3.42818
Azhari, D., Sudirman, A., & Maryanti, M. (2022). Uji Efektivitas Pestisida Nabati Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Ekstrak Ubi Gadung (Dioscorea hispida Dennst) pada Mortalitas Penghisap Buah Kakao (Helopeltis spp.). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 10(2), 97–104. https://doi.org/10.25181/jaip.v10i2.2283
Dewi, R. S., Hardiansyah, & Mahrudin. (2021). Keanekaragaman Jenis Artocarpus di Bantara Sungai Desa Beringin Kecana Kecamatan Tabunganen Kalimantan Selatan. 13, 124–136.
Dhaifulloh, A. D., Khayumi, B. I., Legawa, D. T., Ansya, M. K. A., & Radianto, D. O. (2024). Dampak Penggunaan Pestisida Kimia Terhadap Kualitas Tanah dan Air Sungai di Daerah Pertanian. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 2(2), 197–208. https://doi.org/10.61132/venus.v2i2.280
Eriyanti, D., Lumowa, S. V. T., Herliani, H., & Masitah, M. (2024). Potensi Pestisida Nabati Kombinasi Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) dan Biji Mahoni (Swietenia macrophylla King) Guna Menekan Hama Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Symbiotic: Journal of Biological Education and Science, 5(2), 170–178. https://doi.org/10.32939/symbiotic.v5i2.151
Gayatri, L. R., Nurul, M., & Nisak, F. (2021). Keanekaragaman Hama Tanaman Padi dari Ordo Orthoptera pada Ekosistem Sawah di Desa Mantingan Kabupaten Ngawi. Jurnal Pendidikan Mipa, 11(2), 151–157. https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.479
Hidayati, D. A., Prajitno, A., Sulistyawati, T. D., Pratama, G., & Nilakandhi, T. (2023). Antibacterial Activity of Red Galangal (A. purpurata) Extract on the Growth of E. tarda Bacteria. Journal of Aquaculture and Fish Health, 12(1), 127–134. https://doi.org/10.20473/jafh.v12i1.37056
Lumowa, S. V. T., & Nurbayah. (2017). Kombinasi Ekstrak Cabe Jawa ( Piper retrofractum Vahl .) dan Jahe Merah ( Zingiber officinale var . amarum ) sebagai Insektisida Nabati pada Tanaman Sawi ( Brassica juncea L .). Bioedukasi, 10, 65–70.
Nik, N., Rusae, A., & Atini, B. (2017). Identifikasi Hama dan Aplikasi Bioinsektisida pada Belalang Kembara (Locusta migratoria L) sebagai Model Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Sorgum. Savana Cendana, 2(03), 46–47. https://doi.org/10.32938/sc.v2i03.165
Nurlistyarini, S., & Yuniasih, D. I. (2023). Peran Daun Nagka Artocarpus Heterophyllus di Bidang Dermatologi : Tinjauan Literatur. Journal of Dermatology, Venereology and Aesthetic, 5(1), 1–6.
Nurwana, N., Lumowa, S. V. T., Herliani, H., & Purwati, S. (2024). Pengaruh Kombinasi Pestisida Nabati Terhadap Intensitas Serangan Serangga Hama Pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Symbiotic: Journal of Biological Education and Science, 5(2), 188–196. https://doi.org/10.32939/symbiotic.v5i2.150
Ohee, D. S. R. (2024). Efektifitas Insektisida Campuran Daun Mimba Dan Daun Sirsak Terhadap Pengendalian Hama Belalang (Oxya Chinenis) Pada Tanaman Padi. Jurnal Javanica, 3(1), 50–59. https://doi.org/10.57203/java
Rindiani, R., & Murtilaksono, A. (2019). Perbandingan Budidaya Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris) Kalimantan Utara dan Jawa Barat. J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian, 2(1). https://doi.org/10.35334/jpen.v2i1.1502
Saubari, Y., Nastiti, K., & Mambang, M. (2020). Uji Farmakognostik dan Identidikasi Senyawa Pada Beberapa Tingkatan Fraksi Ekstrak Etanol Daun Lengkuas (Alpinia galanga). Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 1(1), 102–110. https://doi.org/10.33859/jpcs.v1i1.27
Sulthoni, N. R., & Subekti, S. (2023). Perilaku Petani dalam Budidaya Sayuran Daun di Desa Sukorambi Kabupaten Jember Jawa Timur. AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation, 3(2), 61–71. https://doi.org/10.55180/aft.v3i2.742
Sutriadi, M. T., Harsanti, E. S., Wahyuni, S., & Anicetus Wihardjaka. (2019). Botanical pesticide: the prospect of environmentally friendly pest control. Jurnal Sumberdaya Lahan , 13(2), 89–101.
Tima, M. T., & Supardi, P. N. (2021). Analisis Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Ruba Re’e dan Uji Aktivitasnya sebagai. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 18(2), 125–136.
Utami, E. P., & Febimeliani, S. (2022). Teknik Budidaya Tumpangsari Buncis Kenya (Phaseolus vulgaris L.) di Gapoktan Lembang Agri. Media Agribisnis, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v6i1.1369
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sasabila Putri Saisar, Sri Purwati, Elsje Theodora Maasawet, Suparno Putera Makkadafi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2.png)




