Pengembangan Modul Evolusi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa di Jurusan Biologi Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Penulis

  • Nosi Qadariah Institut Agama Islam Negeri Kerinci

DOI:

https://doi.org/10.32939/symbiotic.v3i1.55

Kata Kunci:

Modul Evolusi, Problem Based Learning, dan Hasil Belajar Kognitif

Abstrak

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) merupakan acuan pelaksanaan perkuliahan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. KKNI menuntut mahasiswa memiliki hasil belajar kognitif yang baik. Salah satu materi yang sulit dipahami mahasiswa adalah evolusi. Penyebab kesulitan materi evolusi adalah tidak tersedianya sumber belajar yang memberikan contoh sesuai dengan kehidupan nyata mahasiswa. Solusi untuk mengatasi rendahnya hasil belajar kognitif mahasiswa pada materi evolusi adalah pengembangan modul evolusi berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul evolusi berbasis PBL yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul yang dihasilkan sudah sangat valid dan sangat praktis. Data yang dihasilkan berupa data kualtatif dan kuantitatif. Model evolusi berbasis PBL sudah sangat valid, sangat praktis, efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif. Nilai validitas ahli media 89,8%, ahli materi 90,8%, dan ahli praktisi lapangan 91,2%, nilai kepraktisan modul yaitu 91,8% Modul evolusi berbasis Problem Based Learning (PBL) efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa yang dibuktikan adanya perbedaan yang sognifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai F hitung 7,489 dengan p-value = 0,008 < α (α = 0,05).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Arends,R.I.2004.Learning To Teach,Sixth Edition.Boston:McGraw Hill.
Asyhar, R. (2011). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Perasada (GP) Press.
Aulia, L.N., Susilo, Subali. B. 2018. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Edmodo terhadap Kemandirian Belajar dan Pemahaman Konsep Fluida Dinamis. Unnes Physics Education Journal, 7 (2).
Belawati, J. (2003). Pengembangan Bahan Ajar Edisi Kesatu. Jakarta: Pusat Penelitian Universitas Terbuka.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. London: Springer New York Dordecht Heidelberg.
Dahar, R. W. 2003. Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Darmawan.2012.Penggunaan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPS di MIDarrusaadah Pandeglang. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(2).
Daryanto. (2013). Menyusun Modul Bahan Ajar Untuk Persiapan Guru Dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktur Tenaga Kependidikan.
Faot, M. M., Zubaidah, S., & Kuswantoro, H. (2016). Pengembangan Modul Teknik Budidaya Tanaman Kedelai Sebagai Bahan Ajar Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan, 1(7), 1421–1426.
Handayani, M.F. & Wahyuni, I. 2021.Efek Model PBL Berbantu Edmodo Terhadap Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Ikatan Alumni Fisika Universitas Negeri Medan, ISSN 2461-1247, 7 (1), diakses pada tanggal 12 Oktober 2021.
Hidayat, S., Festiyed, & Fauzi, A. (2012). Pengaruh Pemberian Assessment Essay Terhadap Pencapaian Kompetensi Siswa Dalam Pembelajaran Fisika Menggunakan Pendekatan Ekspositori Dan Inkuiri Di Kelas XI Ia SMA N 1 Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1, 1–14.
Jhony. 2012. Penguasaan Konsep. (online), (http://id.shvoong.com/social- sciences/education/2258711-penguasaan-konsep/) Diakses pada tanggal 03 Oktober 2018.
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. (2015). Paradigma Capaian Pembelajaran. Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Mulyasa, E. (2006). Kurikulum yang Disempurnakan: Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi DasarNo Title. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nasution. 2006. Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Bumi Aksara: Jakarta
Oktavia, I., Sumitro, S. B., & Lestari, U. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Penelitian Karakteristik Protein Membran Sperma Pada Matakuliah Bioteknologi. Florea, 2(2), 33–42.
Parmin, & Peniati, E. (2012). Pengembangan Modul Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar IPA Berbasis Hasil Penelitian Pembelajaran. Unnes Journal of Biology Education, 1(1), 8–15.
Permadi, B. A. (2016). Pengembangan Modul IPA Berbasis Integrasi Islam dan Sains Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Siswa Kelas VI MIN Seduri Mojokerto. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Salirawati, D. (2018). Teknik Penyusunan Modul Pembelajaran. Retrieved April 29, 2018, from http://staff.uny.ac.id/dosen/das-salirawati-msi-dr.
Selçuk, G.S. 2010. The Effects Of Problem-Based Learning On Pre-Service Teachers’ Achievement, Approaches And Attitudes Towards Learning Physics. International Journal of the Physical Sciences, 5(6) : 711-723
Siddiq, M. D. (2008). Pengembangan Bahan Ajar. Depdiknas: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
Sudjana, N. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sudjana, N., & Rivai., A. (2009). Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sungur, S & C. Tekkaya. 2006. Effects of Problem-Based Learning and Traditional Instruction on Self-Regulated Learning. The Journal of Educational Research, 99( 5) : 307-317.
Susongko, P. (2010). Perbandingan keefektifan bentuk tes uraian dan. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 14(3), 269–288.
Tim Bagian Pengembangan Pembelajaran. (2015). Panduan Penulisan dan Hibah Buku. Bandung: Telkom University.
Widayati, D. T., Luknanto, D., Rahayuningsih, E., Supata, G., Sancayaningsih, R. P., & Sajarwa. (2010). Pedoman Umum Pembelajaran Berbasis Riset (PUPBR). Retrieved February 12, 2019, from ppp.ugm.ac.id/p3/wp-contrnt//pupbrindonesia.pdf.
Wiske, M.S. & Beatty, B.J. 2009. Fostering Understanding Outcome. Dalam C.M. Reigeluth, & A.A. Carr-Cheliman (Eds.), Instructional-Design Theories and Models: Building a Common Knowledge Base, Vol. 3 (pp. 195-197), New York: Routledge
Yahya, I. (2010). Manajemen Empat Langkah dalam Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Riset: Sebuah Pengalaman dari Perkuliahan Akustik. Disajikan pada Pelatihan Penulisan Buku Ajar Berbasis Riset. In Semarang (Ed.). LPPM UNS.
Zulfadli. (2017). Pengembangan Modul Biologi pada Materi Ekosistem berbasis Problem Based Learning untuk Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Kota Tarakan. Jurnal Bionature, 17(1), 63–67.

Unduhan

Diterbitkan

2022-04-25

Cara Mengutip

Qadariah, N. (2022). Pengembangan Modul Evolusi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa di Jurusan Biologi Institut Agama Islam Negeri Kerinci. Symbiotic: Journal of Biological Education and Science, 3(1), 39–49. https://doi.org/10.32939/symbiotic.v3i1.55